Aku
pernah rapuh
Hatiku
pernah hancur dan di hancurkan
Aku
juga tahu rasanya mengemas hati yang patah
Menghadapi
kacau dan galau pada bilah rasa yang terbuang
Aku
pernah tertatih tatih untuk bangkit
Aku
berupaya menyusun kembali seserakan hati yang porak poranda
Menata
ulang perasaan, entah itu mungkin untuk di hancurkan kembali
Aku
pernah jatuh dan hampir lumpuh tapi aku tetap berusaha untuk bangkit kembali
Sampai
akhirnya aku bertemu kamu , kamu yang membangkitkan aku dari kelumpuhan itu
Km
mengajariku kuat , kamu mengajariku arti bahagia yang sebenarnya
Kamu
segalanya , kamu malaikat yg menyelamatkan aku dari kegalauan yang tak berujung
Hari
demi hari kita lalui dengan canda tawa dan kebahagiaan
Tiada
hari tanpa bahagia ketika aku bersamamu
Manis
pahit kita jalani bersama , suka duka kita lewati bersama
Sampai
ketika kita berada pada titik, titik yang mungkin bisa membuat kebahagiaan ini
hancur
Hancur
iya hancur
Dan
penyebab semua itu ada di aku . aku penyebab hancurnya kebahagiaan itu
Km
memilih pergi , dan lagi lagi aku harus berada di kegalauan itu
Lagi
lagi aku harus mengemas hatiku yg hancur untuk kedua kalinya
Dan
suatu ketika tuhan mempertemukan aku dan kamu kembali
Kita
dipertemukan di waktu yg tidak tepat , bagi aku waktunya tepat tapi bagi km
waktunya tidak tepat
Karena
disitu kamu mempunya seorang pasangan “pacar”
Dan
aku free
Tapi
dari situ aku mulai belajar apa itu iklas dan apa itu sabar
Tiba
waktunya kamu mengakhiri hubungan kamu dengan pasanganmu , kita kembali lagi
sperti dulu
Menjalin
cinta walau tanpa status
Memang,
barang yg sudah lama hilang dan kembali lagi rasanya ga akan sama sperti dulu
Ya
itu yg aku rasain selama ini
Kisah
cintaku yang sekarang ga begitu indah sperti dulu lagi
Hambar
bagaikan masakan tanpa garam dan gula -_-
Tapi
aku tetap setia untuk menjalaninya
Karena
dari situ aku belajar arti setia yang sebenarnya
Hari
demi hari aku lalui walau tanpa bahagia sedikitpun
Tapi
aku berusaha berjuang demi hubungan yg sebelumnya aku rusak
Karena
aku tahu semua ini gara gara aku
Aku
harus bertanggung jawab untuk membangun dinding kepercayaan yg telah aku
robohkan sendiri
Ya
tentu saja membangun dinding itu kembali bukanlah hal yang sangat mudah
Harus
penuh perjuangan dan pengorbanan
Tapi
semua itu aku lakukan dengan ketulusan hati dan kesabaran hati
Mungkin
saat ini aku di matamu adalah gubuk roboh yang tak berpenghuni
Kosong,
berdebu dan tak layak di huni
Tapi
aku tetap berusaha untuk membuat pandanganmu ketika melihat gubuk itu menjadi
istana indah
Berusaha
dan terus berusaha
Berjuang
dan terus berjuang
Walaupun
harus berjuang sendiri
Menyakitkan
memang ketika berjuang sendiri tanpa penyemangat
Tapi
bagiku km itu semangatku untuk terus berjuang walaupun pada kenyataanya km
tidak menghargai perjuanganku itu
Aku
berjuang untuk mempertahankan mimpi KITA
Mimpi
indah yang kita bangun bersama “dulu”
Manis
pahit ku lalui sendiri , bukan bersama kamu
Kadang
aku berfikir , “sesakit inikah berjuang ? sampai kapan aku harus berjuang ?
sampai kapan aku menemukan ujung dari kegalauan ini ? apa harus nunggu orang
lain lagi untuk membangkitkan aku dari kegalauan ini ?? TIDAK !! tidak ada yg
lain yg bisa membangkitkan aku lagi ! salah satu orang yg bisa membangkitkan
aku adalah kamu . iya kamu . Aku kuat kok berjuang sendirian , aku bisa kok
mempertanggung jawabkan kesalahanku di masalalu . aku pasti bias kok !!”
Walaupun
pada kenyataanya itu sangat menyakitkan sekali
Yah
semoga tuhan selalu memndengar doaku
Dan
aku berharap kamu bisa menerima aku seprti dulu
Karena
aku, SAYANG KAMU
Tidak ada komentar:
Posting Komentar